SO THIS IS CHRISTMAS?! RENUNGAN NATAL 2025

 

 

Mungkin anda terganggu dengan tampilan video di atas, namun itulah yang terjadi hingga sekarang, 24 Desember 2025. Lagu dan video di atas masih relevan dan merupakan representasi kehidupan manusia pada Natal 2025 ini. Setiap tahun Natal dirayakan, khabar damai (shalom) disuarakan, namun di sisi lain, pada waktu yang bersamaan, peperangan, permusuhan,kekersan pertikaian masih terjadi. Tidak itu saja, alam berkecamuk, menyatakan protes dirinya oleh karena kerakusan manusia mengeksploitasinya. Bagian pertama lirik lagu di atas masih merupakan pertanyaan kepada kita semua, “So this is Christmas, and what have you done?! Inikah Natal?! Apa yang telah kalian kerjakan?!” Kebaikan apa yang anda telah kerjakan? Pertanyaan itu tidak diarahkan kepada orang lain, pemerintah, atau dunia yang abstrak, -melainkan kepada diri kita, setiap pribadi yang merayakan Natal.

 

Natal dan Perayaan Natal adalah dua hal yang berbeda. Natal bukanlah perayaan, dekorasi, pertunjukan, melainkan interupsi ilahi bahwa yang Tak Terbatas masuk dan berkarya ke dalam sejarah manusiam masuk ke dalam dunia yang retak. Di sinilah Natal menjadi tidak nyaman. Sebab kelahiran Kristus tidak hanya membawa kabar damai, tetapi juga mengungkapkan kontras tajam antara terang dan gelap. Terang itu hadir, namun dunia belum berhenti mencintai kegelapannya. Maka pertanyaan “So this is Christmas, and what have you done?” bukanlah sindiran sinis, melainkan panggilan bathin: jika Sang Damai telah datang, mengapa kita masih begitu mudah memelihara dan melakukan kebencian, permusuhan, penindasn, ketidakadilan, ketidakpedulian, eksploitiasi?

 

 

Selamat menghayati lagi Natal Tuhan Yesus Kristus

 

 

Andreas Christanto, M.Th
Ketua Program Studi Sarjana Teologi

 

————

So this is Christmas
And what have you done
Another year over
And a new one just begun
And so this is Christmas
I hope you have fun
The near and the dear one
The old and the young

 

A very Merry Christmas
And a happy New Year
Let’s hope it’s a good one
Without any fear

 

And so this is Christmas (war is over)
For weak and for strong (if you want it)
For rich and the poor ones (war is over)
The road is so long (now)
And so happy Christmas (war is over)
For black and for white (if you want it)
For yellow and red ones (war is over)
Let’s stop all the fight (now)

 

A very Merry Christmas
And a happy New Year
Let’s hope it’s a good one
Without any fear

 

And so this is Christmas (war is over)
And what have we done (if you want it)
Another year over (war is over)
And a new one just begun (now)
And so happy Christmas (war is over)
We hope you have fun (if you want it)
The near and the dear one (war is over)
The old and the young (now)

 

A very Merry Christmas
And a happy New Year
Let’s hope it’s a good one

Without any fear

 

War is over, if you want it
War is over now

 

Happy Christmas!

 

===
Lagu Happy Xmas (War Is Over) ditulis oleh John Lennon dan Yoko Ono pada tahun 1971, di tengah kuatnya sentimen anti-perang, khususnya terhadap Perang Vietnam. Lagu ini lahir dari kampanye Lennon–Ono berjudul “War Is Over! If You Want It”, sebuah pesan damai yang dipasang di berbagai kota besar dunia.

 

Dengan nuansa Natal, lagu ini bukan sekadar lagu perayaan, melainkan protes moral dan seruan etis: perang dapat berakhir jika manusia sungguh menghendaki perdamaian. Dengan lirik yang sederhana namun tajam, Lennon mengajak pendengarnya merefleksikan tanggung jawab pribadi dan kolektif di tengah dunia yang terus dilanda konflik oleh karena kedegilan manusia itu sendiri.