Sebagai pribadi yang telah dewasa, berpendidikan, -apalagi telah menempuh pendidikan tinggi, dan sebagai Pelayan Tuhan, mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia wajib memahami etiket berkomunikasi formal terhadap siapa saja, termasuk dalam berkomunikasi terhadap Pimpinan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Karyawan, serta setiap orang di lingkungan Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia, baik komunikasi yang secara bertemu langsung, maupun komunikasi melalui alat komunikasi: Perhatikan etiket berkomunikasi terhadap Pimpinan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Karyawan STT Bethel Indonesia di bawah ini:
- PERHATIKAN WAKTU. Mahasiswa/i musti tahu dan memahami kewajaran dalam hal waktu menghubungi pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, baik percakapan langsung maupun teks (chat). Pukul 07:00 hingga 21:00 di jam kerja, Senin-Jumat, adalah waktu yang wajar untuk menghubungi pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan. Di luar waktu tersebut, itu merupakan komunikasi yang tidak wajar, kecuali bilamana terjadi kasus khusus atau hal urgent, seperti sakit, kecelakaan, kematian.
- UCAPKAN SALAM. Selalu ucapkan salam: shalom, selamat pagi, selamat siang, selamat malam.
- SEBUTKAN IDENTITAS. Dosen belum tentu tahu atau hafal nama anda atau juga nomor telp atau nomor WA anda. Oleh sebab itu selalu sebutkan identitas anda. Contoh: Saya Herman mahasiswa prodi S1 Teologi Malam angkatan tahun 2023.
- MUSTI TAHU MANA YANG MERUPAKAN “URUSAN PENDEK” ATAU “URUSAN PANJANG..”
- Anda menghubungi Pimpinan, Dosen atau Tenaga Kependidikan tentu anda sendiri tahu apakah hal atau urusan anda merupakan urusan panjang yang memerlukan perhatian/ tindakan khusus, ataukah urusan pendek yang hanya sekedar bertanya dan mendapat jawaban “YA” atau “TIDAK.”
- Jika itu merupakan urusan pendek, anda boleh mengemukakan pertanyaan langsung melalui chat/ teks.
- Namun jika itu merupakan urusan panjang, sangat tidak sopan apabila anda langsung ”memberondong” Dosen dengan teks/ chat WA yang sangat panjang. Anda harus meminta kesediaan Dosen untuk bertemu langsung dengan anda. Jika anda berada di luar kota, minta kesediaan dosen untuk dapat berkomunikasi dengan cara percakapan langsung, -bukan melalui WA chat yang panjang. Perhatikan, bahwa ada percakapan yang dapat dilaksanakan dengan chat/ teks saja, -namun ada percakapan yang harus dilaksanakan dengan berbicara langsung, bahkan anda harus menghadap!
- KEMUKAKAN INTI PERSOALAN. Kemukakan inti persoalan anda secara to the point, jangan bertele-tele, langsung nyatakan apa yang anda inginkan, anda maksudkan/ harapkan.
- JANGAN MENYELA PEMBICARAAN ORANG LAIN. Bilamana Dosen sedang berbicara dengan orang lain, entah itu mahasiswa, staf, atau siapa saja, biasakan untuk TIDAK MENYELA, apalagi langsung ikut nimbrung begitu saja, itu tidak sopan! Biasakan antri dan menunggu hingga selesai.
- JANGAN GUNAKAN KATA “AKU”, GUNAKAN DAN TUNJUKKAN GESTUR FORMAL! Anda sedang berbicara dalam lingkungan dan kepentingan/ keperluan formal, yakni sekolah, -bukan sedang berbicara ngobrol/ kongkow dengan rekan anda di warung kopi. Jangan gunakan kata “AKU”, itu tidak sopan! –Gunakan kata “SAYA” ! Tunjukkan gestur (gerak tubuh) termasuk cara berbicara formal yang santun, -bukan gesture/ cara bicara kongkow di warung kopi.
- Berbicara dengan sewajarnya dan tidak berteriak-teriak.
Etiket adalah ilmu kehidupan, perhatikan kutipan di bawah ini:










